{"id":2577,"date":"2025-10-17T21:16:53","date_gmt":"2025-10-17T14:16:53","guid":{"rendered":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/?p=2577"},"modified":"2025-10-18T21:17:11","modified_gmt":"2025-10-18T14:17:11","slug":"webinar-series-pai-unj-menyalakan-kualitas-pkm-melalui-inovasi-bahan-ajar-media-dan-instrumen-pembelajaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/?p=2577","title":{"rendered":"Webinar Series PAI UNJ: Menyalakan Kualitas PKM melalui Inovasi Bahan Ajar, Media, dan Instrumen Pembelajaran"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, 17 Oktober 2025 \u2014 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Negeri Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi calon guru agama yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman. Melalui rangkaian Webinar Series Penguatan Kualitas Praktek Keterampilan Mengajar (PKM), mahasiswa diajak memperdalam kemampuan pedagogis agar praktik mereka di sekolah tidak hanya formalitas akademik, tetapi juga kontribusi nyata terhadap mutu pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang berlangsung selama tiga sesi ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif. Pada <strong>1<\/strong>9 September 2025, Dr. Rihlah Nur Aulia membuka seri pertama dengan tema <em>\u201cPengembangan Bahan Ajar PAI yang Kontekstual dan Humanis.\u201d<\/em> Beliau menekankan bahwa bahan ajar tidak sekadar kumpulan teks atau ayat, tetapi jembatan nilai antara guru dan peserta didik.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Sesi kedua, 26 September 2025, menghadirkan Ahmad Nurfahmi, M.Pd dengan materi <em>\u201cPengembangan Media Pembelajaran Inovatif.\u201d<\/em> Ia mengajak mahasiswa untuk melihat media sebagai ruang kreativitas, bukan keterbatasan. Melalui contoh konkret, Narasumber menunjukkan bagaimana media digital sederhana dapat mengubah suasana kelas menjadi interaktif dan menyenangkan.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Sementara sesi terakhir pada 17 Oktober 2025, ditutup oleh Dr. Amaliyah, M.Pd dengan tema <em>\u201cPengembangan Instrumen Pembelajaran dan Asesmen Otentik.\u201d<\/em> Beliau menegaskan bahwa penilaian bukan sekadar angka, melainkan cermin proses belajar yang manusiawi. \u201cInstrumen yang baik harus menilai proses, bukan sekadar hasil. Karena mengajar adalah mendidik manusia, bukan menghitung nilai,\u201d ujar Dr. Amaliyah, memantik kesadaran baru di kalangan mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketiga seri webinar ini menjadi satu kesatuan gerak menuju transformasi pembelajaran PAI di sekolah. Mahasiswa bukan hanya belajar <em>apa<\/em> yang harus diajarkan, tetapi <em>bagaimana<\/em> menghadirkannya secara bermakna, adaptif, dan berorientasi pada nilai.<\/p>\n\n\n\n<p>Program Studi PAI UNJ berhasil membuktikan bahwa penguatan kualitas PKM bukan hanya soal memenuhi syarat akademik, tetapi tentang menumbuhkan kesadaran profesional seorang calon guru. Dari ruang virtual, lahirlah guru-guru masa depan yang berpikir kreatif, berjiwa moderat, dan berhati pendidik sejati.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 17 Oktober 2025 \u2014 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Negeri Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi calon guru agama yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman. Melalui rangkaian Webinar Series Penguatan Kualitas Praktek Keterampilan Mengajar (PKM), mahasiswa diajak memperdalam kemampuan pedagogis agar praktik mereka di sekolah tidak hanya formalitas akademik, tetapi juga kontribusi nyata terhadap mutu pembelajaran. Kegiatan yang berlangsung selama tiga sesi ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif. Pada 19 September 2025, Dr. Rihlah Nur Aulia membuka seri pertama dengan tema \u201cPengembangan Bahan Ajar PAI yang Kontekstual dan Humanis.\u201d Beliau menekankan bahwa bahan ajar tidak sekadar kumpulan teks atau ayat, tetapi jembatan nilai antara guru dan peserta didik. Sesi kedua, 26 September 2025, menghadirkan Ahmad Nurfahmi, M.Pd dengan materi \u201cPengembangan Media Pembelajaran Inovatif.\u201d Ia mengajak mahasiswa untuk melihat media sebagai ruang kreativitas, bukan keterbatasan. Melalui contoh konkret, Narasumber menunjukkan bagaimana media digital sederhana dapat mengubah suasana kelas menjadi interaktif dan menyenangkan. Sementara sesi terakhir pada 17 Oktober 2025, ditutup oleh Dr. Amaliyah, M.Pd dengan tema \u201cPengembangan Instrumen Pembelajaran dan Asesmen Otentik.\u201d Beliau menegaskan bahwa penilaian bukan sekadar angka, melainkan cermin proses belajar yang manusiawi. \u201cInstrumen yang baik harus menilai proses, bukan sekadar hasil. Karena mengajar adalah mendidik manusia, bukan menghitung nilai,\u201d ujar Dr. Amaliyah, memantik kesadaran baru di kalangan mahasiswa. Ketiga seri webinar ini menjadi satu kesatuan gerak menuju transformasi pembelajaran PAI di sekolah. Mahasiswa bukan hanya belajar apa yang harus diajarkan, tetapi bagaimana menghadirkannya secara bermakna, adaptif, dan berorientasi pada nilai. Program Studi PAI UNJ berhasil membuktikan bahwa penguatan kualitas PKM bukan hanya soal memenuhi syarat akademik, tetapi tentang menumbuhkan kesadaran profesional seorang calon guru. Dari ruang virtual, lahirlah guru-guru masa depan yang berpikir kreatif, berjiwa moderat, dan berhati pendidik sejati.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2578,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-2577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education-reference"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2577"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2579,"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2577\/revisions\/2579"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2578"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fis.unj.ac.id\/boie\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}