ACARA BEDAH BUKU PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

ACARA BEDAH BUKU PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

ACARA BEDAH BUKU PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Jakarta 23/12/2019 – Pada hari Jumat, 20 Desember 2019, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta melaksanakan acara Bedah Buku di Ruang Serba Guna Fakultas Ilmu Sosial. Acara tersebut ditujukan untuk seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta angkatan 2018 dan 2019 beserta para dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta. Adapun jumlah buku yang di-review adalah dua buku yang ditulis oleh dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta. Buku-buku tersebut akan ditelaah oleh Pak Usep Suhud, PhD dan Ibu Dr. Devie Rahmawati, S.sos., M.Hum., CPR., selaku penelaah buku pada acara tersebut. Acara ini membahas mengenai buku “Wacana Pedagogi Islam Nusantara“ oleh dosen sekaligus koordinator prodi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta, Dr. Dini Safitri, S.Sos., M.Si., CPR. Kemudian buku “Strategi Komunikasi & Statistik Sosial“ oleh dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta sekaligus Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta, Dr. Kinkin Yuliaty Subarsa Putri, S.Sos., M.Si., CICS., CPR.

Dimoderatori oleh dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta, Ibu Marissa Puspita Sary, M.Si., buku pertama yang ditelaah adalah “Wacana Pedagogi Islam Nusantara“ oleh Dr. Dini Safitri, S.Sos., M.Si., CPR. Salah satu ulasan buku ini menurut Pak Usep Suhud adalah mengenai organisasi HTI, di mana saat penelitian, HTI belum dilarang di Indonesia sehingga mudah dicari narasumbernya. HTI dipelajari karena awalnya komunikasi agama menjadi komunikasi politik. Sedangkan, menurut Ibu Devie, buku tersebut membahas mengenai ‘pertarungan’ berbagai ideologi. Ibu Devie mengambil contoh, seperti di Jerman setelah adanya PDII.

Pada kesempatan yang sama, Ibu Devie juga berbagi ilmu, salah satunya adalah mengenai teknik komunikasi untuk mengambil hati seseorang, yaitu dengan cara ‘menyetujui’ karena pendekatan itu penting. Selain itu , harus berani berkomunikasi, karena berani berkomunikasi tersebut akan menjadi wadah jika kita ingin merasakan yang namanya pencapaian besar, seperti dibiayai ke luar negeri.

Selanjutnya, buku “Strategi Komunikasi & Stastistik Sosial“ oleh Dr. Kinkin Yuliaty Subarsa Putri, S.Sos., M.Si., CICS., CPR. Ibu Kinkin menjelaskan bahwa bukunya membahas tentang literasi media. Beliau juga menggunakan istilah “mengawinkan” strategi komunikasi dengan kuantitatif. Menurut Ibu Devie, buku tersebut berisikan cara suatu komunitas atau organisasi membuat strategi komunikasi. Lalu, Pak Usep berpendapat bahwa teori-teori komunikasi yang ada di dalam buku “Strategi Komunikasi & Statistik Sosial” sudah sangat lengkap sehingga tidak perlu lagi untuk membeli banyak buku.

Di akhir sesi review tersebut, Ibu Devie beterima kasih kepada Ibu Kinkin dan Ibu Dini, karena sudah bersedia menulis buku. Melihat di Indonesia produksi buku 18.000 per tahun dengan penduduk 260 juta jiwa. Ibu Devie menambahkan bahwa, harta terbesar ada di dalam buku. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama penulis, moderator, peneleaah, para dosen, juga para mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta.