Belajar dari Kehidupan, Meneliti untuk Peradaban: 91 Mahasiswa PAI UNJ Memulai KKL Menuju Magetan dan Yogyakarta

JAKARTA — Senin pagi, 8 Juni 2026, suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta, tampak berbeda. Di antara hiruk-pikuk para penumpang yang bersiap menuju berbagai tujuan, tampak rombongan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ) berkumpul dengan penuh semangat. Sebanyak 91 mahasiswa memulai perjalanan menuju Magetan dan Yogyakarta dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 2026 yang akan berlangsung hingga 14 Juni 2026. Perjalanan tersebut menjadi awal dari proses pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga langsung dari kehidupan nyata masyarakat, pesantren, dan perguruan tinggi Islam.

Keberangkatan mahasiswa ini merupakan tindak lanjut dari acara pelepasan peserta KKL yang telah dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB di Plaza UNJ. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh peserta KKL dan para dosen Prodi PAI dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum pelepasan menjadi simbol dimulainya perjalanan akademik yang dirancang untuk memperluas wawasan, memperkuat karakter, dan mengasah kemampuan riset mahasiswa.

Bagi Prodi PAI FISH UNJ, KKL bukan sekadar agenda kunjungan lapangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendidikan yang menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar aktif sekaligus peneliti muda yang dituntut untuk mampu memahami realitas pendidikan Islam secara langsung. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa akan mengunjungi Pondok Pesantren Al-Fatah Magetan serta mengikuti studi banding akademik bersama Program Studi PAI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dalam acara pelepasan, Rudi M. Barnansyah, M.Pd., selaku dosen pembimbing mata kuliah KKL, mengingatkan mahasiswa agar menjadikan setiap aktivitas selama perjalanan sebagai kesempatan belajar yang berharga. Menurutnya, pembelajaran terbaik sering kali terjadi melalui pengalaman langsung. Mahasiswa diharapkan mampu menyerap pengetahuan dari kehidupan pesantren, budaya masyarakat, praktik pendidikan Islam, hingga berbagai dinamika sosial yang mereka temui selama berada di lapangan. KKL menjadi ruang untuk mempertemukan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas yang berkembang di masyarakat.

Sementara itu, Dr. Andy Hadiyanto, selaku pembina kegiatan KKL, menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa akan memasuki lingkungan yang memiliki budaya, tradisi, dan kebiasaan yang berbeda dari kehidupan sehari-hari di Jakarta. Kemampuan menyesuaikan diri dengan kehidupan pesantren maupun budaya akademik di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter calon pendidik. Melalui kemampuan beradaptasi, mahasiswa tidak hanya belajar memahami orang lain, tetapi juga memahami diri mereka sendiri sebagai bagian dari masyarakat yang beragam.

Puncak acara pelepasan ditandai dengan prosesi penyematan nametag dan rompi KKL oleh Koordinator Program Studi PAI FISH UNJ, Dr. Sari Narulita, M.Si. kepada perwakilan mahasiswa. Penyematan tersebut menjadi simbol amanah yang diemban mahasiswa selama mengikuti kegiatan tersebut. Dalam perspektif Prodi PAI, atribut yang dikenakan mahasiswa bukan sekadar identitas peserta kegiatan. Di baliknya terdapat tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi, menunjukkan etika akademik, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang moderat, inklusif, dan berkemajuan dalam setiap interaksi selama kegiatan berlangsung.

Lebih dari sekadar perjalanan akademik, KKL 2026 juga dirancang sebagai wahana untuk memperkuat budaya riset mahasiswa. Selama berada di Magetan dan Yogyakarta, mahasiswa akan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, serta pengumpulan data terkait berbagai isu pendidikan Islam, kehidupan pesantren, budaya akademik, dan praktik pembelajaran yang berkembang di lapangan.

Menariknya, hasil penelitian tersebut tidak akan berhenti menjadi sekadar laporan kegiatan. Luaran utama KKL tahun ini adalah artikel ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian mahasiswa dan ditargetkan untuk dipublikasikan pada berbagai jurnal ilmiah yang relevan.

Komitmen tersebut menunjukkan keseriusan Prodi PAI dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan berbasis penelitian sejak jenjang sarjana. Mahasiswa tidak hanya diajak mengamati fenomena, tetapi juga mengolahnya menjadi karya ilmiah yang dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan Islam.

Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa akan didampingi oleh Dr. Khairil Ikhsan Siregar, M.A. dan Zulfatun Ni’mah, M.Pd. sebagai dosen pendamping lapangan. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik sekaligus memberikan bimbingan akademik kepada mahasiswa selama proses penelitian dan pembelajaran berlangsung.

Kegiatan KKL ini juga mencerminkan komitmen Prodi PAI FISH UNJ dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Melalui pengalaman belajar berbasis lapangan dan penelitian, mahasiswa dibekali kemampuan berpikir kritis, keterampilan riset, kolaborasi, komunikasi, serta pemecahan masalah yang menjadi kompetensi penting bagi pendidik masa depan.

Pada saat yang sama, publikasi artikel ilmiah hasil KKL merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghasilkan pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat akademik dan praktisi pendidikan. Dengan demikian, KKL tidak hanya menghasilkan pengalaman belajar, tetapi juga melahirkan karya yang berdampak pada pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Dari Stasiun Pasar Senen, perjalanan itu kini dimulai. Sebanyak 91 mahasiswa PAI FISH UNJ melangkah menuju Magetan dan Yogyakarta dengan membawa semangat belajar, meneliti, dan mengabdi. Mereka berangkat bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk memahami. Bukan sekadar untuk berkunjung, tetapi untuk menghasilkan pengetahuan. Dan bukan sekadar untuk menyelesaikan mata kuliah, melainkan untuk menyiapkan diri menjadi pendidik Islam yang mampu menghadirkan perubahan melalui ilmu, karakter, dan karya.

Bagi Prodi PAI FISH UNJ, inilah makna sesungguhnya dari Kuliah Kerja Lapangan: belajar dari kehidupan, meneliti demi peradaban, dan mengabdi demi masa depan pendidikan yang lebih berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

Our ebook website brings you the convenience of instant access to a diverse range of titles, spanning genres from fiction and non-fiction to self-help, business.

Features

Most Recent Posts

eBook App for FREE

Lorem Ipsum is simply dumy text of the printing typesetting industry lorem.

Category

Company

About Us

FAQs

Contact Us

Terms & Conditions

Privacy Policy

Features

Copyright Notice

Mailing List

Social Media Links

Help Center

Products

Sitemap

New Releases

Best Sellers

Newsletter

Contact us

Mailing

Privacy Policy

Mailing List

© 2025 Islamic Education Study Program