Di tengah padatnya aktivitas awal semester, para dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) menyempatkan diri untuk berhenti sejenak. Pada Selasa, 3 Maret 2026, mereka berkumpul dalam suasana hangat buka puasa bersama di Rumah Makan Suharti Pemuda.
Minggu-minggu awal perkuliahan selalu menjadi masa yang sibuk. Perkuliahan baru dimulai, berbagai agenda akademik harus dipersiapkan, sementara tugas tambahan di unit kerja masing-masing juga menunggu untuk diselesaikan. Sebagian dosen bahkan tengah mengikuti program peningkatan kompetensi seperti PEKERTI maupun LATSAR, yang tentu menuntut energi dan fokus yang tidak sedikit.
Di tengah ritme yang padat itulah, Ramadhan menghadirkan ruang jeda yang menyejukkan. Buka puasa bersama ini menjadi ajang temu dan silaturahmi bagi para dosen PAI yang sehari-hari lebih sering berjumpa dalam suasana formal perkuliahan atau rapat akademik.
Percakapan mengalir ringan menjelang waktu berbuka. Ada yang berbagi cerita tentang pengalaman mengajar di awal semester, ada pula yang saling bertukar kabar mengenai kegiatan pelatihan ataupun rencana penelitian dan pengabdian yang akan dijalani. Tawa dan canda menyatu dengan suasana Ramadhan yang penuh keberkahan.
Ketika adzan Maghrib berkumandang, seluruh hadirin berbuka puasa bersama. Hidangan sederhana terasa lebih nikmat karena dinikmati dalam kebersamaan dan kehangatan persaudaraan.
Pertemuan ini mengingatkan bahwa di balik kesibukan tridarma perguruan tinggi, silaturahmi tetap menjadi energi penting bagi para pendidik. Dari pertemuan sederhana seperti ini, semangat kebersamaan kembali diperkuat, sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan akademik tidak dijalani sendirian.
Ramadhan pun kembali menghadirkan makna: bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merawat ukhuwah di tengah padatnya aktivitas kehidupan akademik.




