Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Negeri Jakarta kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berkarakter. Pada Wisuda UNJ Sesi 3, 15 April 2026, sebanyak 24 mahasiswa PAI resmi menyelesaikan studi dan melangkah ke fase pengabdian yang lebih luas.
Capaian ini tidak berdiri di ruang hampa. Ia lahir dari ekosistem akademik yang terus didorong oleh prodi: pembelajaran terarah, pendampingan intensif, serta budaya akademik yang menuntut ketekunan sekaligus keberanian.
Lima mahasiswa berhasil menyelesaikan studi dalam 3,5 tahun pada semester 123. Ini menjadi indikator kuat bahwa sistem pembelajaran yang terstruktur dan dukungan akademik yang konsisten mampu mempercepat capaian tanpa mengorbankan kualitas.
Lebih dari itu, 12 mahasiswa menunjukkan karakter pantang mundur dengan maju pada sidang skripsi tahap pertama di semester 124, dalam waktu yang sangat singkat. Dari sudut pandang prodi, ini bukan sekadar “nekad”. Ini adalah bentuk keberanian akademik yang lahir dari pembiasaan berpikir kritis, penguatan mental, dan pendampingan dosen yang intens. Mereka diuji. Mereka bertahan. Mereka berhasil.
Prestasi akademik terbaik diraih oleh Aulawia Hidayati, S.Pd, dengan IPK 3,94 sebagai lulusan terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Ini menjadi bukti bahwa PAI tidak hanya mencetak lulusan yang kuat secara nilai, tetapi juga unggul secara akademik.
Pada momentum wisuda, Kamila Rahma Shalehah, S.Pd, dipercaya mewakili wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum serta Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam UNJ untuk menyampaikan ucapan terima kasih. Suaranya merepresentasikan perjalanan kolektif mahasiswa—tentang proses, perjuangan, dan dukungan yang saling menguatkan antara mahasiswa, dosen, dan keluarga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa oleh Dr. Ridwan M. Effendi, M.Ud, yang menegaskan kembali arah lulusan UNJ: membawa ilmu ke ruang nyata, menghidupkan nilai dalam tindakan, dan menjadi bagian dari solusi bagi umat.
Bagi Program Studi PAI, wisuda ini bukan akhir proses, melainkan indikator keberhasilan pembinaan. Lulusan hari ini adalah cerminan proses panjang yang dirancang dengan kesadaran: bahwa dunia membutuhkan guru agama yang tidak hanya paham teks, tetapi juga tangguh menghadapi konteks.
Program Studi Pendidikan Agama Islam UNJ mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan.
Langkah kalian baru dimulai. Teruslah belajar. Teruslah memberi. Jadilah cahaya di setiap ruang yang kalian tempati.




