Jakarta, 17 April 2026 — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan akademik melalui Workshop Monitoring dan Evaluasi Studi Mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung di Ruang 212 ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian skripsi mahasiswa melalui penguatan peran dosen sebagai pembimbing sekaligus coach akademik.
Workshop ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu tata kelola akademik dan layanan pendidikan, sebagaimana tercantum dalam undangan resmi dari Prodi PAI . Forum ini mempertemukan para dosen untuk mengevaluasi progres studi mahasiswa, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah konkret guna mempercepat penyelesaian skripsi.
Data yang dipaparkan menunjukkan tantangan yang cukup signifikan. Dari 104 mahasiswa yang mengambil mata kuliah skripsi pada semester berjalan, baru 12 mahasiswa yang telah menyelesaikan tahap awal. Sementara itu, sebanyak 91 mahasiswa ditargetkan dapat menyelesaikan skripsi pada tahap berikutnya, termasuk mahasiswa yang telah menempuh studi lebih dari 4 tahun . Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan yang lebih sistematis dan responsif.
Sebagai tindak lanjut, forum menghasilkan keputusan penting: optimalisasi peran dosen melalui skema coaching. Dalam pendekatan ini, dosen tidak hanya berfungsi sebagai pembimbing administratif, tetapi juga sebagai pendamping aktif yang memotivasi mahasiswa, mengawal progres bimbingan, serta memastikan mahasiswa memiliki target yang jelas hingga tahap sidang skripsi.
Salah satu komitmen utama yang disepakati adalah kewajiban dosen untuk meluangkan waktu bimbingan minimal 2 kali seminggu. Kebijakan ini diharapkan mampu membuka ruang konsultasi yang lebih intensif, mengurangi hambatan komunikasi, serta menjaga ritme penyelesaian skripsi agar tetap konsisten.
Selain itu, forum juga mendorong keterlibatan dosen muda sebagai mentor yang lebih dekat dengan mahasiswa, sehingga proses pendampingan menjadi lebih adaptif dan komunikatif. Pendekatan ini dipandang penting untuk membangun suasana akademik yang suportif sekaligus produktif.
Workshop ini juga menyoroti bahwa masih terdapat waktu strategis sebelum tahapan penting dimulai, seperti pendaftaran Seminar Hasil Penelitian (SHP) pada Mei 2026 dan pelaksanaan sidang skripsi pada Juni hingga Juli 2026 . Waktu ini dimanfaatkan sebagai momentum untuk akselerasi melalui intensifikasi bimbingan dan penguatan motivasi mahasiswa.
Dalam diskusi yang berkembang, para dosen menunjukkan kesadaran kolektif bahwa keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi tidak dapat dilepaskan dari peran aktif dosen. Bimbingan yang terstruktur, komunikasi yang terbuka, serta komitmen waktu menjadi faktor kunci dalam memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi secara tepat waktu.
Dari perspektif Prodi PAI, kegiatan ini mencerminkan transformasi peran dosen dari sekadar pengajar menjadi fasilitator dan coach yang berorientasi pada capaian mahasiswa. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempercepat penyelesaian studi, tetapi juga untuk memastikan kualitas akademik tetap terjaga.
Melalui komitmen bimbingan intensif dua kali seminggu dan pendekatan coaching yang lebih humanis, Prodi PAI UNJ optimistis mampu menciptakan ekosistem akademik yang lebih responsif, produktif, dan berorientasi pada solusi. Upaya ini diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan tepat waktu, tetapi juga lulusan yang matang secara intelektual, kuat secara karakter, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.




