PORTAMIC 2026: Dari Arena Kompetisi Menuju Lahirnya Generasi PAI yang Berprestasi, Berkarakter, dan Mendunia

Pendidikan Agama Islam tidak hanya berbicara tentang penguasaan ilmu keislaman di ruang kelas. Lebih dari itu, Pendidikan Agama Islam bertugas membentuk manusia yang utuh; cerdas intelektualnya, kuat karakternya, sehat jasmaninya, kreatif dalam berkarya, dan mampu membangun kolaborasi demi kemaslahatan bersama. Spirit inilah yang diwujudkan Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (BEMP PAI) Universitas Negeri Jakarta melalui penyelenggaraan PORTAMIC 2026 (Sport and Art Islamic Competition).

Mengusung tema “Higher We Soar, Stronger We Reign”, PORTAMIC 2026 hadir bukan sekadar sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan pengembangan potensi bagi generasi muda. Selama sepekan, mahasiswa dan pelajar dari berbagai sekolah maupun perguruan tinggi dipertemukan dalam semangat kompetisi yang sehat, kreativitas tanpa batas, serta ukhuwah yang melampaui sekat institusi.

Rangkaian kegiatan diawali pada 18 Juni 2026 di Aula Bung Hatta, Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta. Suasana penuh semangat menyelimuti pembukaan ketika Dr. Sari Narulita, Lc., M.Si., Koordinator Program Studi Pendidikan Agama Islam UNJ, secara resmi membuka PORTAMIC 2026 dengan memukulkan gong. Simbol tersebut menandai dimulainya sebuah perjalanan yang tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, kreativitas, dan integritas sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Dalam sambutannya, Dr. Sari Narulita menegaskan bahwa kompetisi merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Melalui kompetisi, mahasiswa belajar menghargai proses, menerima perbedaan, bekerja sama, serta mengembangkan kepemimpinan yang akan menjadi bekal ketika kelak terjun sebagai pendidik maupun pemimpin di masyarakat.

Semangat tersebut diperkuat oleh Ketua Pelaksana Athallah Naufal, Ketua Umum BEMP PAI Iqtharoza Nugraha, dan Pembina Organisasi Mahasiswa Ahmad Nur Fahmi, M.Pd. Mereka mengajak seluruh peserta menjadikan PORTAMIC sebagai momentum memperluas jejaring persahabatan, mempererat ukhuwah, dan saling menginspirasi melalui prestasi.

Pembukaan semakin meriah dengan penampilan tari tradisional dan Band PAI yang menunjukkan bahwa seni dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Pendidikan Agama Islam. Kreativitas dipadukan dengan nilai-nilai religius sehingga menghadirkan suasana yang hangat sekaligus membanggakan.

Selama penyelenggaraan, peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam empat cabang kompetisi, yaitu Poster Digital, Puisi, Mobile Legends, dan Futsal. Seluruh karya dan pertandingan dinilai secara profesional oleh dewan juri yang terdiri atas akademisi, praktisi, dan pakar sesuai bidang keahliannya, sehingga kualitas penilaian tetap objektif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta.

Pada cabang Poster Digital, kreativitas peserta dalam mengemas gagasan melalui media visual menghasilkan karya-karya yang inovatif dan inspiratif. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Falahudin Alfarizi dari Universitas Negeri Jakarta berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II diraih Puteri Keshya Adisty Sasmita dari Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, sementara Mashudi dari SMKN 17 Jakarta menempati posisi Juara III.

Tidak kalah menarik, Lomba Puisi menghadirkan penampilan peserta yang mampu menyentuh emosi para penonton melalui kekuatan diksi dan penghayatan. Dewan juri menetapkan Hadits Rajwa Akbar dari SMAN 12 Jakarta sebagai Juara I dengan perolehan 157 poin. Juara II diraih Kayla Zaenita Az Zahra dari SMKS Sandikta dengan 155 poin, sedangkan Juara III diraih Ahmad Riza dari Universitas Negeri Jakarta dengan 151 poin.

Persaingan kemudian berlanjut ke cabang Mobile Legends, yang menjadi ruang pembelajaran strategi, komunikasi, dan kerja sama tim di era digital. Setelah melalui pertandingan yang sengit, tim DB X DAIMOU keluar sebagai Juara I, disusul X500 sebagai Juara II dan SUWANDI MAN 20 sebagai Juara III.

Puncak kemeriahan PORTAMIC berlangsung melalui pertandingan Futsal di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ribuan sorak dukungan mengiringi setiap pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Setelah melalui pertandingan final yang penuh semangat, UNISMA Bekasi berhasil menjadi Juara I. Posisi berikutnya ditempati Universitas Terbuka Bogor sebagai Juara II dan Universitas Terbuka Jakarta sebagai Juara III. Penghargaan individu juga diberikan kepada Herian Arrafi dari UNISMA Bekasi sebagai Best Player, serta Adhimas Suryoleksono Werdana Kusno dari Universitas Terbuka Bogor sebagai Best Keeper, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan performa terbaik mereka sepanjang turnamen.

Seluruh rangkaian PORTAMIC 2026 resmi ditutup pada Rabu, 24 Juni 2026, di GOR Pasar Minggu. Penutupan berlangsung penuh kehangatan, ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para juara serta ungkapan terima kasih kepada seluruh peserta, dewan juri, dosen, panitia, sponsor, dan mitra yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini.

Bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam UNJ, PORTAMIC memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sebuah kompetisi tahunan. Kegiatan ini telah menjadi media silaturahmi yang mempertemukan pelajar, mahasiswa, guru, dan sivitas akademika dari berbagai daerah. Interaksi yang terbangun selama kegiatan menjadi kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring yang akan terus berkembang ke depannya.

Di sisi lain, PORTAMIC juga menjadi etalase Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Jakarta. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal lebih dekat budaya akademik, organisasi kemahasiswaan, prestasi mahasiswa, hingga atmosfer pembelajaran yang dikembangkan oleh Prodi PAI UNJ. Dengan demikian, PORTAMIC tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga memperkenalkan PAI UNJ sebagai program studi yang aktif, inklusif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.

Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, olahraga mengajarkan disiplin, amanah, dan ketangguhan. Seni menumbuhkan kepekaan, kreativitas, dan kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Kompetisi melatih kejujuran, kerja sama, serta menghormati usaha orang lain. Seluruh nilai tersebut merupakan bagian dari pembentukan insan kamil yang menjadi cita-cita Pendidikan Agama Islam.

Semangat tersebut juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). PORTAMIC 2026 mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui pengembangan kompetensi akademik dan nonakademik secara holistik; SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pembudayaan olahraga dan gaya hidup sehat; SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penanaman nilai sportivitas, integritas, dan budaya damai; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, komunitas, sponsor, alumni, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berdampak.

PORTAMIC 2026 akhirnya membuktikan bahwa pendidikan terbaik bukan hanya yang menghasilkan nilai akademik tinggi, tetapi juga yang mampu melahirkan manusia yang kreatif, sehat, berkarakter, dan siap berkolaborasi untuk membangun peradaban. Dari arena olahraga lahir ketangguhan, dari panggung seni tumbuh kreativitas, dan dari kebersamaan lahir persaudaraan yang akan terus menginspirasi langkah-langkah besar di masa depan.

Karena pada akhirnya, setiap kompetisi mungkin melahirkan seorang juara. Namun PORTAMIC telah melahirkan sesuatu yang jauh lebih berharga: karakter, persahabatan, kolaborasi, dan semangat untuk terus melangkah lebih tinggi.

Higher We Soar, Stronger We Reign.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Company

About Us

FAQs

Contact Us

Terms & Conditions

Privacy Policy

Features

Copyright Notice

Mailing List

Social Media Links

Help Center

Products

Sitemap

New Releases

Best Sellers

Newsletter

Contact us

Mailing

Privacy Policy

Mailing List

© 2025 Islamic Education Study Program